SUKSES TERBESAR DALAM HIDUPKU
Sejak SD,saya dikenal sebagai siswa
yang berbakat dan berprestasi,karena sering mendapat peringkat di kelas dan selslu mengikuti
perlombaan di sekolah-sekolah lain.perlombaan yang sering saya ikut yaitu
:lomba baca puisi ,tarian dan cerdas cermat.Ketika saya duduk di kelas
tiga,saya dipilih oleh guru kesenian untuk mengikuti lomba tarian ,tarian yang
kami bawakan yaitu tari tempurung .Dengan kemampuan yang kami miliki akhirnya
kami bisa mendapat juara pertama,dan saya merasa sangat senang.Seiring
berjalanya waktu,ketika duduk dikelas enam,ayah dan ibu menitipkan saya untuk
tinggal di asrama.waktu tinggal di asrama kedua orang tua saya merasa akan lebih baik di banding dengan tinggal di
rumah,karena di asrama kegiatan yang saya lakukan semua di batasi dengan
waktu.Namun saya merasa bosan dengan semuanya,dan ketika ujian nilai yang saya
peroleh mengalami penurunan sehingga saya mendapat peringkat ke-4 dalam
kelas.Ayah merasa sangat menyesal dengan hasil yang saya peroleh.Saya mendapat
ancam dari Ayah kalau di semester berikutnya saya tidak bisa berjuang untuk
mendapat nilai yang lebih bagus ,maka saya tidak diijinkan untuk melanjutkan
sekolah.Karena mengingat ancaman yang Ayah berikan saya merasa termotivasi,dan
kembali untuk lebih tekun dalam belajar. Dan ketika ujian akhir,ketika
mendengar berita kelulusan, saya merasa sangat takut dengan ancaman itu,Karena
pribadi saya tidak suka dengan kalimat untuk tidak sekolah.Namun fakta berkata
lain karna waktu itu saya mendapat nilai tertinggi dari semua siswa kelas enam
saya merasa bersyukur dan senang ,begitu juga dengan kedua orang tua,guru dan
teman-teman saya.Dengan keberhasilan yang saya miliki,akhirnya Ayah
mendaftarkan saya di sekola menengah ,dimana sekolah itu masih dalam satu
yayasan yang sama dengan SD .
Ketika berada dijenjang sekolah yang
lebih tinggi,saya merasa kurang percaya diri karna menurut saya semakin tinggi
jenjang yang akan saya tempuh, semakin tinggi pula persaingan yang saya
peroleh.Tetapi dengan adanya kepercayaan dan keyakinan, serta dukungan dari
berbagai pihak, akhirnya saya bisa mencapai semuanya .Dan ketika pembagian
kelas,saya masuk dalam kategori A karena
dilihat dari nilai sewaktu SD.Dengan percaya
diri yang tinggi,saya pun meyakinkan bahwa saya bisa untk bersaing.Tepat
di kelas satu SMP semester satu,saya bisa mendapat peringat pertama dalam
kelas,saya merasa sangat senang ,namun dibalik kesenangan itu,wali kelas sempat
merasa menyesal karena kurang dua nilai untuk masuk dalam kategori juara umum
antar SMP.Waktu itu wali kelas saya sempat angkat bicara bahwa saya harus lebih
tekun lagi dalam belajar untuk bissa masuk dalam kategori juara umum
tersebut.Dan saya pun merasa bahwa itu semua membutuhkan perjuangan yang
keras untuk semuanya itu.Karena adanya
dukungan dan motivasi dari berbagai pihak akhirnya tercapai juga untuk masuk ke
juara umum tepat di semester dua ,saya
merasa bahwa perjuangan ini merupakan segalanya dalam hidup saya hingga saat
ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar